Yuita A. Sari

“If you want to be a writer, you must do two things : read a lot and write a lot. There's no way around these two things that I'm aware of, no shortcut.” ― Stephen King


Leave a comment

[Reblog] Kena “Scam” di Eropa

Hal apa yang sih paling ditakutkan seorang backpacker/traveler/tourist selama melakukan perjalanan ? pasti hampir semua bakalan menjawab : penipuan atau SCAM. Scam itu banyak jenisnya dari mulai jualan gelang persahbatan tapi maksa, hingga pura pura bersihin jaker padahal nyopet. Kadang dalam menentukan tujuan jalan-jalan saya selalu ngecek tingkat penipuan/kriminal di daerah tujuan itu tinggi atau enggak […]

via Kena “Scam” di Eropa — DAILY JOURNAL


Leave a comment

Ketika Prototype Karya Grup Riset Computer Vision FILKOM UB Mulai Dikenal

bufitridanwartawan

Bu Fitri Utaminingrum sekaligus ketua grup riset Computer Vision dikerubungi banyak wartawan pada acara UB IT Innovation Gathering (UBITIG) 2016 19 Oktober 2016. Biasanya dikerubungi mahasiswa, sekarang ganti suasana ya Buk.😀

Grup Riset Computer Vision Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya baru seumur jagung, baru tanggal 12 Desember 2014 berdiri dengan anggota yang juga masih belum juga terlalu banyak memiliki pengalaman. Ibaratnya yang Doktor baru cuma satu dari ke-8 anggota tim dosen. Jika ingin tahu lebih lanjut tentang grup riset kami bisa dibaca detail disini. Dengan menggabungkan tiga keminatan, yaitu Sistem Cerdas, Computer Vision, dan Elektronika grup riset Computer Vision telah menghasilkan beberapa jurnal dan paper standar internasional terindex Scopus. Dengan semangat muda yang selalu membara, Bu Fitri Utaminingrum Continue reading


Leave a comment

Grup Riset Computer Vision FILKOM UB dan Karyanya

Karya dari grup riset Computer Vision, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya, yaitu Mini Electric Seater dan Smart Wheelchair. Kedua prototype ini digunakan untuk membantu para penyandang disabilitas berbasiskan teknologi vision.

Anggota tim grup riset Computer Vision dari kiri, mas Randy Cahya, mas Putra Pandu, mas Rizal Maulana, Bu Fitri Utaminingrum sekaligus ketua tim, mas Sigit, mas Ali Fauzi, dan yang tak nampak di foto ini adalah mas Dahnial Syauqy. Untuk prototype mini electric seater, kami melibatkan juga mahasiswa S2 FILKOM UB, Renaldi.

Beberapa hari terakhir, semenjak acara UBITIG banyak media yang meliput produk kami mulai e-newspaper sampai TV Nasional. Dukungan dan masukan yang membangun kami terima dengan senang hati dan tangan terbuka. Terima kasih kepada semua yang turut andil dalam pengembangan karya dari grup riset Computer Vision ini. 😊😊😊 – with Rizal, Shela, ヒカル , Sigit, M., Randy, Bu Fitri Utaminingrum, and Dahnial at Gedung H Computer Vision Research Group

View on Path


Leave a comment

Mini Electric Seater karya Grup Riset Computer Vision Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya

Integrasi software dan hardware memang tak mudah. Ada saja kendalanya, terutama di hardware. Selama ini dan sampai detik ini kemampuan saya masih di software. Dan sebagai ‘orang software’ saya melihat rekan2 dosen yg punya kemampuan di hardware untuk utak utik kabel, aki, dan kawan2nya itu seru. Kemarin siang integrasi mini electric seater ini sudah beres, tapi tak semudah yang dibayangkan. Finishing ternyata juga butuh waktu lama. Sampai malam baru selesai, dengan bebagai keruwetan di dalamnya, termasuk gonta ganti saklar yang tdk kuat tegangannya. Membawanya ke kampus juga perjuangan. Dan setelah dibawa ke kampus dan diletakkan di tempat showcase motornya terbakar, masih harus diperbaiki lagi nanti. Memang selalu butuh komponen cadangan kalau berhubungan dengan yang namanya hardware, yang kadang kalau dinominalkan juga tidak sedikit.

Saya cukup merasakan keseruan ketika terjun pada penelitian yang bisa menggabungkan software-hardware sehingga menghasilkan suatu produk. Ini masih awal sekali perjalanan, wajar kalau ada kurang di sana sini yang banyak sekali. Semoga penelitian ini bisa berlanjut. Aamiin.

Mini Electric Seater untuk penyandang disabilitas, karya grup riset Computer Vision pada Research Showcase UBITIG 2016 di GOR Pertamina Universitas Brawijaya Malang, 15-19 Oktober 2016.
#thebehindstory #minielectricseater #ubitig2016 – with Sigit and Bu Fitri Utaminingrum at Universitas Brawijaya

View on Path


Leave a comment

Tentang Afareen Saufa MUA

Afareen Saufa Make Up Artist (MUA) namanya. MUA yang berdomisili di Malang ini cukup spesial bagi saya karena dalam dua hari penuh mengikuti segala rangkaian acara pernikahan S&S di Nganjuk. Cuma itu? Enggak. Sampai saya kepikiran buat posting disini karena yang membuat spesial dikarenakan owner dari MUA ini adalah teman seperjuangan saya sewaktu S1 di Ilmu Komputer Universitas Brawijaya. Susan namanya. Saya sedikit banyak tau perjuangan Susan hingga akhirnya dia mendirikan MUA ini dari nol. Berbekal lulusan S.Kom dia mencoba untuk banting setir ke dunia tata rias, dan hasilnya pun sangat tidak mengecewakan.

Proses dan hasil make-up dari Afaareen Saufa MUA saat Akad Nikah dan Resepsi

Proses dan hasil make-up dari Afareen Saufa MUA saat Akad Nikah dan Resepsi. Foto credit : Tom Inlantina Malang.

Susan sendiri orang yang Continue reading


Leave a comment

Semangat Tahun Ajaran Baru

Pfft, lama ya tidak mengisi artikel di blog ini selain cuma repost dari sosial media saya, seperti Path.  Bulan September memang luar biasa padat merayap dan masih dengan penyesuaian-penyesuaian suasana baru😀 Proses belajar mengajar, kepanitiaan-kepanitiaan di kampus, penelitian, aktivitas grup riset cukup menyita banyak waktu. Namun tetap menyenangkan, hanya saja jadi tidak sering ngeblog saja disini😀 Ini pun kalau gak dipaksa nulis juga gak nulis kali ya, memang yang benar harus bisa menyempatkan waktu kalau memang mau konsisten. Kalau tidak disini, berarti saya sedang repot  di blog sebelah. #ngelesaja😀 Oh ya, happy islamic new year 1438H. Semoga kita menjadi pribadi yang lebih baik ya. Aamiin.

Tak terasa sudah satu bulan berlalu semenjak tahun ajaran baru. Masih ingat pertama kali masuk kerja setelah cuti langsung dihadapkan pada alokasi mengajar 27 sks 9 kelas dan semua mata kuliah baru buat saya karena saya baru akan memiliki pengalaman mengajar mata kuliah-mata kuliah tersebut. Hectic sudah pasti. Karena selain menyiapkan proses pembelajaran yang serba baru, kali ini saya diahadapkan juga dengan peran baru sebagai seorang istri. Kerja seperti 24 jam sehari. Capek itu sudah pasti, jangan ditanya.😀 Namun MasyaAllah, Allah telah menganugerahi kebahagiaan dalam menjalani ini semua, semangat yang terus mengalir, dan dukungan suami tiada henti membuat saya selalu bersyukur memiliki ini semua. Memang segala sesuatu yang sederhana kalau kita bisa menikmatinya, kita pun bisa memetik kebahagiaan dari sana. Syukur Alhamdulillah.

Kembali ke topik tahun ajaran baru. Tahun ajaran baru identik Continue reading