Yuita A. Sari

“If you want to be a writer, you must do two things : read a lot and write a lot. There's no way around these two things that I'm aware of, no shortcut.” ― Stephen King

Safety Riding:Setetes Kenyamanan untuk Keselamatan Berkendaraan

29 Comments

“Andaikan tadi aku berhati-hati mungkin motorku tidak akan rusak separah ini… ”

“Andaikata aku lebih berhati-hati aku mungkin tidak menikmati kasur empuk yang bau obat begini…”

Yah…andai..dan andai… Ketika kecelakaan lalu-lintas yang dirasakan terjadi barulah kalimat andai tersebut berbaris rapi. Kerapian tersebut akan membawa “andai” berlarut-larut, dan tentu saja hal tersebut tak mampu mengurangi angka kecelakaan lalu-lintas yang terjadi di negeri ini, kalau tidak dari diri kita sendiri yang menyiapkan diri untuk selalu berhati-hati dari musibah yang bernama kecelakaan lalu lintas.

Suatu waktu di jalan saya pernah (atau bahkan sering)  mendapati beberapa orang yang memakai kendaraan bermotor tidak menggunakan helm,berboncengan 3 masih berpakaian abu-abu putih pula. Selain itu kadang juga mendapati motor dengan kecepatan yang tinggi melaju di jalanan yang padat, alhasil ketika ada mobil berhenti tiba-tiba, dan si motor susah menghentikan lajunya, alhasil “Braaaakkkkk” Gak ada korban jiwa, namun korban kendaraan. Kendaraan yang harus masuk rumah sakit dan cukup merogoh kocek untuk berobat si kendaraan. Dan pasca kejadian tari-menari di jalan itu, masih juga diributkan hal saling menyalahkan yang tak berujung dengan baik-baik.

Ada juga hal yang paling menggelitik saya ketika saya SMA dulu, memang yang mengalami ini adek saya namun saya ikut urung berdebat dengan polisi. Seharusnya, saat itu adek saya menjemput tepat waktu, tapi entahlah satu jam tak kunjung dijemput, dan saat ditanya, lagi di pos polisi. Kaget,tentu saja. Ketika menjemput saya sepeda motor bagian depan robek, tapi adek saya tidak apa-apa. Sempat bengong dan cukup membuat saya khawatir. Adek saya bercerita, STNK dibawa polisi, dan masih harus berurusan di Pos Polisi. Ceritanya, ada mobil tepat di depan adek saya  mengendarai motor sekitar 1 meter di belakang mobil.Mobil itu mencoba untuk terus melaju, padahal tidak seharusnya kendaraan mobil melaju di jalan itu. Pertama, dia telah melanggar peraturan lalu lintas, jelas-jelas kendaraan roda empat seharusnya belok. Hanya kendaraan roda dua dan tiga yang bisa menggunakan jalan itu. Diteroboslah jalan itu, dan orang yang mengendarai mobil itu tidak tahu bahwa pos polisi di depan ada polisinya. Alhasil dengan “gelagepan” mobil tersebut putar arah dan braaaakkkkkk!!!!!! Bagian belakang mobil itu menabrak motor adek saya. Dan sobeklah bagian depan motor yang adek saya bawa. Karena ada polisi, jadi polisi turun tangan. Ternyata orang di mobil itu keuh2 bilang gak salah dan gak mau ganti rugi atas luka di motor adek saya, saat itu saya masih ingusan, tanpa orang tua, saya mencoba berbicara sama orang itu. Hmmm..apa karena anak kecil saya jadi kalah bicara. Akhirnya polisi minta orang tua saya datang. Baru tuh diganti TAPI 50:50. Beneran saya saat itu sebel. Yang salah sapa coba??? Bener-bener saya coba ikhlas waktu itu, berat banget.. dongkol rasanya.. Ya sudahlah,sudah berlalu ^___^ dan semoga terakhir bertemu dengan orang seperti itu…🙂

Memang kepadatan kendaraan yang tak henti mampu membuat kita lengah untuk sekali memikirkan akan safety riding dan lengah akan aturan. Banyak papan-papan di jalan, peringatan mengenai safety riding, namun hal tersebut juga tidak mendapat banyak perhatian.Seolah-olah himbauan akan safety riding menjadi tolak ukur nilai agar “lulus ujian” ketika adanya operasi polisi. Apakah benar seperti itu? Beda pendapat untuk masing-masing orang tentunya. Namun cukuplah kita mempelajari dengan  bercermin pada “tarian-tarian” kendaraan di jalan raya. Aturan-aturan berkendaraan di jalan raya merupakan satu hal pencapaian diri kita untuk selalu mengingat pentingnya safety riding.

Mari yuk teman-teman kita sama-sama memulai dari kita sendiri, menyayangi diri kita dengan keselamatan dalam berkendaraan melalui SAFETY RIDING untuk mendapatkan tidak hanya setetes kenyamanan dan mengecilkan angka kecelakaan lau-lintas. Saling mengingatkan ya… ^__^

“Aku pengen banget loh bisa naik motor. Tapi kagak bisa neh..Kalian yang bisa jangan lupa yah selalu safety riding…OK.” (~just a joke..semoga menginspirasi🙂 ~)

29 thoughts on “Safety Riding:Setetes Kenyamanan untuk Keselamatan Berkendaraan

  1. hihihi, Alhamdulillah ak mung tau kecelakaan sepisan sar. Tapi mung keslumet knalpot.. Iku yo ak mung mbonceng bapak ku tok sar. Motore yo selamet

  2. Alhamdulillah kalo gitu mi… Tapi keslumet knalpot yo lumayan mi rasane….hwkwkwk…. Bekas lukanya pasti masih ada sampai sekarang…

  3. Hu uh e sar, mpe skrng masih ada.. Gak ilang2

  4. Gokil bngt tuch kcing…t’inspirasi dr lupi yaw,hahaha!!!
    Y kl ktaq sich pa2n djln tu mnk prlu, prngatan2 dr plisi llu lntas tu jg prlu n hmbauan2 dr wrga2 stmpat kyk pexluhan2 g2 jg prlu…tp tu smw tdk akn brlku kl moral mnusiax sndri g dltih…orng tua n lnkungan hrs brpran srta tuch…:-)
    Bgsx lg pmrntah Indonesia glangkan wajib kndraan umum n jln kki…
    Jd kndraan prbdi jmlhx lbh dkrngi,biar g plusi jg kalee…
    Lalu lintas tertib tnp mcet, bbas dr plusi n rwan kclkaan…
    Jln2x jg dbwt lbh luas…
    Khsus bwt pjlan kki n kndraan umum…
    No Private transportation…
    Y kyk dluar ngeri g2 dech…^__^
    Qt mnk ht2 tp yg lain g ht2,y prcma j dunks…
    Jd para plisi llu lntas hrs lbh tgas tuch dlm mnykapi hal ini…
    Tu khn tgsx, prcma dgji tp g gna…
    Intix yg pling pntng ksdran mnusiax yg hrs dprhtikan…
    Brskap bklh kpda smw orng,tdk hx drmh…hal tu jg brlku djln rya ktika sdang mngndari kndraan…

  5. hmmmm. . . .
    q tau peristiwa yg dicritakan itu. . .
    g ngerti q kudu nulis apa.hehe. . .
    yg jelas penting bgt safety riding sar.
    dlu gara2 q lupa klik helm alhasil muka q biru2 berciuman ma aspal.

  6. @ayoe:hmmmm memang benar…semua berawal dari diri kita, sekecil apapun dimulai dari diri kita..sebelum lebih banyak untuk mengoreksi orang lain…
    Bukankah begitu…??? hehehe… ^_^
    Mari sama-sama berbenah diri, agar ke depannya jauh lebih baik…
    Nunggu yang lain baik ke kita gak tau pasti nya kapan…yang pasti kita mecoba berbuat baik pada diri kita, dengan menjaga diri kita…
    Salah satunya dengan safety riding…
    Terima kasih masukannya… ^_^

  7. nice post….pengalaman adalah guru yang paling baik….salam kenal sudilah kiranya membaca dan mengomentari yg ini…
    http://jazi.blogdetik.com/2010/12/23/demi-keselamatan-bersama-hindari-menggunakan-ponsel-saat-mengemudi/

  8. hmm..hari niw pun q juga hampir ditabrak bokongnya mobil..huhuhuhu..
    y..memang sangat..sangat..perlu safety riding..klo g ad mungkin dah jd trendsetter paling yg namax tabrak lari..hehhehhewx..
    sama saling pengertian antar pengendara…krn zaman skg…jarang ada yang mau kasih kesempatan tuk lewat…
    terlebih lagi kalo belok g ngasih tanda..hmm….kudu pingin klakson langsung k kupingx..ahhahahaahgz…
    =D
    sip..sip..artikelx..coba ad ilustrasi gamabx.mungkin bakal lebih dramatis lagi..hehehhwz..^^d..

  9. @chuby: oiya ya ki…hmmm pengalamanmu itu salah satu contoh yang gak safety riding…
    boleh..boleh…makasih ya chubby….:)

  10. @jazi : salam kenal juga mas… sudah saya kunjungi blognya..berikut komentarnya…terima kasih… ^_^

  11. @tika: wah artikelnya kayake pas ya tika??? hehehe…. iya tika terimakasih masukannya… ^_^
    Saya rasa cukup dengan ilustrasi gambar kucing, kucing saja mau berusaha untuk safety riding kenapa manusia tidak…hehehe ^_^V

  12. kadang para pengguna jalan sering kurang waspada dalam perjalanan (aku juga pernah bahkan sering).

    tp terkadang kecelakaan itu dianggap beberapa orang perlu untuk memberikan efek jera dan lebih berhati2…alhasil sampai dengan saat ini aku trauma untuk belok kanan secara berlebih alias “ngebok”…ahahahaii

    “TAKDIR” emang sudah di tetapkan tp nekat bukan pilihan utama,,nyawa taruhannya…🙂

    ingat keluarga anda di rumah yang senantiasa menunggu anda sampai di rumah dgn selamat…SAFETY RIDING

    ~No Black No Game~

  13. Bagus Insya Allah bermanfaat untuk perbaikan hukum di jalan raya…

    Ya memang seperti itu fenomena di jalan raya.. kendaraan yang lebih besar kerapkali yg tidak bersalah malah menjadi korban hukum di jalan raya… entah itu permainan di kalangan hukum atau tidak Wallahu’alam…
    Tak sedikit pula ada oknum yang tidak bertanggungjawab atas amanah yg di embannya..

    Yang penting jaga diri kita sendiri dalam berkendara di jalan raya, saling menghormati sesama pengguna jalan…

  14. @jimmz: nice word…nekat bukan pilihan utama… ^_^
    betul sekali tunjukkan kalau kita sayang sama keluarga kita dirumah, dengan sayang pada diri sendiri melalui safety riding…
    Qm kurang waspadanya gimana jim? kalau ngebok hati2 jim…kalo jalan lagi gak rame aja…:D😀😀

  15. @andhika :setuju sekali sama pendapatnya andhika…
    saling menghormati sesama pengguna jalan merupakan salah satu cara untuk menjaga safety riding dalam diri kita…
    terima kasih komentarnya andhika… ^__^

  16. itu terjadi pas SMP sar…biasalah ank2 baru bljr motor,,belagu,,ugal2an,,pdhl g pny sim…wkwkwkwkwkwk

    masa muda yang labil :p
    jd mencari pengalaman sebanyak mungkin selagi masi muda…hehehehe

    nb: jangan ditiru jika nyawa anda cuma 1…😀

  17. @~vitaminhati~ a.k.a jimmz :*** kuk namanya diganti??? hehe
    huweee belon punya SIM wes kek gitu???hmmm….ini ni yang tidak boleh ditiru…
    Tapi sekali lagi catatan kecil yang bagus : JANGAN DITIRU JIKA NYAWA ANDA CUMA 1
    Betul..betul…betul…tapi mbok ya jalan bareng gitu yang mesra sama catatan yang bagus sama sikapnya…
    Jadi kan lebih gimana gitu…hehe…. ^_^V

  18. he..he..he..lucu gambare Sar.😉

    mosok kamu g bs naik motor sekarang???

    oya, kayaknya perlu banyak sosialisasi pentingnya safety riding d kalangan pelajar. korban mati muda gara2 kecelakaan banyak tuh. gara2 mereka urakan d jalan sih. kebut-kebutan, kagak pake helm, boncengan ber 3 padahal tu motor di desain untuk 2 orang tok. memprihatinkan.

    saran buat polisi yg bener jg ngatur lalu lintas. jangan cuma pasang tampang d jalan dgn seragam, kl ada insiden br datang belakangan, he..he..he…

  19. @dewi :terima kasih dewi komentarnya…🙂
    iya itu ilustrasi aja dewi dari gambar kucingnya…menggambarkan antusiasme kucing untuk safety riding..
    Nah mengapa antusiasme tersebut harusnya bisa melekat juga pada manusia dooong….hehe… ***kebetulan juga suka kucing sih…😀
    iya benar kata dewi, mungkin harus ada sosialisasi yang lebih dekat terhadap kaum pelajar terutama anak2 SMA…
    Hmmmm….bener2 ngawur kalo naik motor…gaya2 an mulu….😦 hehe…

  20. wah…kayaknya rame nih lapaknya?! ikut nimbrung ah….
    masa muda yang labil saya habiskan dengan beberapa kecelekaan dengan motor tercinta saya. kebanyakan sih kecelakaan tunggal. tapi alhamdulillah paling parah cuma lecet dan bengkong2 footstep-nya dan sampai sekarang motor supra-X saya masih sehat walafiat (dan itu sebenarnya paling penting, motornya masih bisa dipake jalan! hehe..)
    tapi, dengan kecelakaan itu saya jadi bisa mengambil banyak sekali pelajaran safety riding. karena jujur saja, pas bikin SIM saya gak di-tes safety riding (karena ‘nembak’!🙂 ). dan sampai sekarang saya merasa beruntung, pengalaman sakitnya kecelakaan mengajarkan saya untuk lebih berhati2 dalam menggunakan jalan umum. bukankah ‘pengalaman adalah guru yang paling baik’?
    ^.^v

  21. @dhilim : btw apa itu lim lapak?? lapak pa ngapak seh???kuk beda tipis hehehe…
    wah sekarang sudah kebal dunk lim kalo dari kecil tahan banting gitu….hmmm…:D
    qm sudah punya kekasih dari kecil yoh…(***ngebayangin dhilim meluk motor..hahaha)
    alhamdulillah leh gak pa2 lim…tapi ya untung wes tobat….cobak leh enggak…hummmm bikin tambah amburadul ae qm…..hwkwkwk…
    Btul…btul..btul…last but not least memang experience is d best teacher….
    Tengkyu ya lim wes ikut rame2 koyok enek kobongan ae…hwkkwkwk….

  22. wah klo saya lebih baik ngebut tpi cepat sampai. Klo safety riding mah no 2. Yang penting sampai tujuan n gak terlambat,..

  23. y d ganti sar biar g ada yg tau,,kan teroris😀

    sekarang suda punya sim lo… tp taun lahir d sim g sama,,akakakakakakaka
    maklum penembak umur jitu :p
    ::hammer::

  24. hwkwkwkwk….teroris jare…heem aq yo gak podo i…gak bisa diganti lagi…
    waktu itu bareng temenku nyarinya….^__^

  25. dulu pernah hampir untung langsung nyadar ndiri…

  26. @mas.heri:alhamdulillah kalau begitu…terima kasih atas kunjungannya…:)

  27. wah artikelnya bagus nih…

  28. @taktiktek:terima kasih kunjungannya ^_^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s