Yuita A. Sari

“If you want to be a writer, you must do two things : read a lot and write a lot. There's no way around these two things that I'm aware of, no shortcut.” ― Stephen King

Sekilas Tentang Seminar Woman Can Do IT (Information Technology)

Leave a comment

Bulan Maret ini agaknya kebanjiran menghadiri seminar atau pelatihan yang memang dari judulnya menonjolkan peserta perempuan untuk hadir dalam acara-acaranya. Sangat senang bisa mengikuti acara seperti ini, karena bisa menghadirkan passion yang berbeda. Laki-laki bisa IT sudah tumplek blek wes gak karuan akehe (nah loh bahasa Nganjuk-nya keluar😀 ), tapi kalau perempuan narasumbernya dan prestasinya luar biasa yang gak bisa diremehkan oleh laki-laki itu sudah added value , jadi berasa  excited menghadiri acara seperti ini.  Woman Can Do IT, IT Career for Woman Seminar adalah sebuah acara pada tanggal 276 Maret 2014 yang dikemas dalam bentuk seminar dan menghadirkan narasumber yang luar biasa yaitu Anne Yurico Gultom yang merupakan Senior Oracle Consultan dan Nur Aini Rakhmawati yang nama beliau sungguh tidak asing di telinga saya😀 Bu Iin adalah founder Kluwek yang saat ini sedang proses menyelesaikan disertasinya.

DSC01579_Fotor_Fotor_Collage

Foto para speakers  (ayo tebak yang mana yang bu Anne yang  mana yang bu Iin?😀 *tebak-tebak tanpa hadiah😀 )

Pembicara pertama disampaikan oleh ibu Anne Yurico Gultom. Ibu ini merupakan lulusan Universitas Indonesia untuk S1 dan S2-nya. Pengalaman beliau sudah tidak diragukan lagi secara nasional maupun internasional. Background  pendidikan beliau adalah electrical engineering dan beliau adalah satu-satunya wanita dalam satu angkatan tersebut yang tertarik dan terjun ke IT pada akhirnya. Menurut bu Anne, definisi IT itu sangat sederhana yaitu “creation and adaption in new technology. Definisi yang singkat, padat dan langsung tepat sasaran. Tadi mau mencatat prestasi-prestasi beliau ketinggalan😀. Menurut bu Anne kita melakukan sesuatu harus punya passion dan kita mendapatkan passion  itu juga dari mencoba. Jadinya jangan takut untuk mencoba sesuatu yang baru, agar kita memiliki pengalaman tentang hal tersebut. Berkumpul dengan suatu komunitas itu menjadi sangat penting, karena kita akan bisa menemukan ide atau pendapat yang membangun apa yang sedang kita kerjakan atau kita sukai.

Pembiacara kedua adalah bu Nur Aini Rakhmawati. Honestly saya datang pada acara ini motivasinya adalah bisa langsung bertatap muka sama Nur Aini Rakhmawati  (bu Iin) dan berfoto bersama (kenang-kenangan gakpapa lah ya😀 ). Sejak S1 saya mengagumi sosok Ibu 2 anak ini, mulai dari Keyrani masih bayi saya sudah mengenal bu Iin lewat dunia maya, (bahasa gaulnya sekarang kepo :D). Jadi saya ngepoin bu Iin mulai dari searching her name in Google, sampai mengikuti terus informasi yang beliau posting melalui blog beliau, dan akhirnya menemukan bahwa bu Iin inilah sosok perempuan yang saya kagumi (pastinya setelah emak gue yang selalu saya rindukan *embok2 en*) , saya temukan keistimewaan yang membuat saya merinding😀 . Awalnya kenal karena Kluwek, dan saya waktu ikut milisnya, awalnya pasif, karena saya yakin ilmu saya masih belum seberapa untuk berkomentar lebih banyak, hehe (kenal si pinguin aja masih setengah hati diduakan sama di jendela waktu itu😀 ). Pada suatu waktu ada  acara webinar yang saya akhirnya merasa pengen untuk ikut terlibat dalam kegiatannya, disanalah saya mengenal bu Iin lebih dalam #kepo😀. Dedikasi beliau untuk berbagi ilmu rasa-rasanya sangat besar sekali, pernah saya baca di salah satu blog beliau dulunya juga pernah mengajar tapi gak dibayar, beliau senang berbagi ilmu, saking kreatifnya beliau bisa mendapatkan beberapa fellowship untuk bisa menyelenggarakan kegiatan yang ada bau-bau open-source nya. Tidak hanya itu, dari blog beliau juga saya juga melihat bahwa beliau itu geek , kegiatannya banyak, tapi kegiatan rumah tangga seperti masak dan mengurus anak, bahkan yang saya kagumi beliau pernah posting memberikan tips and tricks bagaimana kita sebagai perempuan bisa khatam Al-Qur’an di bulan Ramadhan. Saya membayangkan jika kita punya waktu 24 jam, begitu produktifnya waktu-waktu beliau, dan waktu produktifnya itu bisa bermanfaat juga buat orang lain. Saya juga mengikuti berita mengenai bu Iin, sebagai perempuan (walau saya masih “single”) kita setidaknya bisa membayangkan bagaimana bu Iin menyelesaikan studi S3-nya dengan membawa anak pertama, hamil anak kedua dan lahir anak kedua di Irlandia, dan dalam beberapa kurun waktu tertentu dia mengatasi itu semuanya sendiri. Subhanallah #speechless, berasa tertampar diri ini. Kalau bahasa tentang Ibu satu ini memang ga habis-habis😀😀😀 . Kalau aganwati-aganwati sekalian mau tau sebagian KECIL prestasi bu Iin, oke cekidot dibawah :

  • Founder KLUWEK (Indonesian Linux Women User Groups) which got an award as one of great open source communities from Minister of Research and Technology
  • The first place of Entity Ranking Semantic Search 2011
  • 100  Indonesia Women Reseracher Inspiration 2010 (Gatra Magazine)
  • Special Mention for Open Source Category at INAICTA 2009
  • The first female student on Joomla Google Summer of Code 2007
  • The first female Joomla Developer Team on 2007

Yang tidak ketinggalan, berfoto juga dengan idola hehe. Setelah bertemu langsung, ternyata orangnya sangat ramah, enerjik, dan smart gaya ngomongnya😀 Keren pokoknya😀 . Dalam presentasinya bu Iin intinya bilang jangan cuma bangga karena dianggap minoritas cewek dalam suatu komunitas, kalau bisa harus mempunyai kemampuan yang sama seperti laki-laki. Kalau sudah bicara keilmuan gak pandang laki-laki dan perempuan, semua memiliki hak dan porsi yang sama, karena wanita mampu untuk itu juga. Pengalaman bu Anne juga menarik, beliau pernah mendapat penghargaan sebagai consultant terbaik se-ASEAN, dimana saat itu pesertanya laki-laki semua dan beliau sendiri yang sendirian dari Indonesia pula (konon menurut prediksi Indonesia gak bakal bisa menang katanya), tapi semua itu terbantahkan dan bu Anne menjawab tantangan itu. Keren kan!

DSC_0976_Fotor

Foto bersama bu Iin dan sahabat saya yang lupa bawa kacamatanya (penting ya? :D) . Wah jadi ketebak dong tebak tebak tanpa hadiah foto diatas foto ini.😀

So, buat aganwati-aganwati sekalian adakah yang merasa salah masuk jurusan IT?😀 Kembalikan lagi ke tujuan awal, dan cobalah untuk bertanggungjwab pada pilihan Anda😀. “Seberapapun pandai-nya kita itu bukan parameter sukses atau tidak, tapi lebih ke bagaimana kita bisa bermanfaat buat orang lain” *Sha’s quote*. Oke sekian ya postingan saya kali ini, semoga informasinya bisa menjadi passion  tersendiri termasuk saya untuk tetap survive dan berguna di dunia IT, because woman must know IT😀

Salam geek woman! ^__^ Technology is a Girl’s Best Friend ~bu Iin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s