Yuita A. Sari

“If you want to be a writer, you must do two things : read a lot and write a lot. There's no way around these two things that I'm aware of, no shortcut.” ― Stephen King

Berkunjung ke Auschwitz di Krakow, Polandia

Leave a comment

Semenjak datang ke Polandia, selalu familiar dengan kota Krakow, kota yang menyimpan banyak sejarah di Polandia, dan kota yang menurut sebagian besar orang paling cantik di Polandia. Pada kesempatan yang lalu saya sangat senang akhirnya bisa mengunjungi Krakow, dan Auschwitz adalah tempat yang paling dikenal entah karena apa, yang jelas saya ngeri saja setelah tahu tempat ini. Untuk hal-hal mendasar seperti transportasi dan berapa besar untuk menuju Auschwitz bisa dibaca di postingan yang pendek sebelumnya, disini. Masuk museum ini gratis, tapi sayang kalau tidak pakai tour guide.

Singkat cerita Auschwitz ini sebenarnya diambil dari nama Jerman, yang artinya juga tidak tahu apa. Di Polandia nama tempat ini adalah Oswiecim, sehingga nama bus stop untuk menuju ke Auschwitz ini tetap Oswiecim. Sebenarnya kunjungan kesini sangat tidak ideal untuk dijadikan tempat wisata, gak ada hiburannya sama sekali, yang ada kesan menyeramkan dan berasa membayangkan kejadiannya dengan melihat beberapa sudut dan barak pembantaian ini. Anggap saja ini wisata sejarah, dan kesini akan menjadi percuma tanpa tour guide, karena yang dilihat sejauh pandangan mata ya bangunan kotak-kotak biasa yang sangat senyap. Dengan adanya tour guide membawa kita ke tempat-tempat sesuai urutan dan alur ceritanya, sehingga ada yang bisa kita nikmati (nikmati sejarah). Auschwitz ini terletak cukup jauh dari pusat kota dengan dikelilingi hutan, seperti bisa membayangkan bagaimana dulu kala. Oh iya kalau ingin memesan tour guide disini, jangan lupa dibooking dahulu.

DSC03885

Gerbang depan Auschwitz I, “Arbeit Macht Free” <bahasa Jerman> yang artinya freedom by working. Kebebasan hanya bisa didapatkan dengan cara bekerja. Nama gerbangnya saja sudah bikin bulu kuduk berdiri, karena bekerja itupun sifatnya temporarily life, yang tinggal menghitung mundur waktu kematian mereka tiba. Sama sih seperti kita, tidak tau kapan kita akan dipanggil yang kuasa, cuma ini bedanya ya kalau tidak produktif lagi alamat dimasukkan ke dalam ruang “menyeramkan”.

DSC03893

Dari gambar ini terlihat jelas tulisan Auschwitz merah dan menjadi titik atau pusat kamp Nazi di Eropa. Inilah kamp Nazi terbesar yang ada di Eropa, semuanya terpusat. Kenapa ditaruh di Polandia? Karena konon katanya di Polandia ini yang termasuk memiliki penduduk Yahudi terbesar. Terdapat 3 jenis daerah Auschwitz, dan yang terbesar adalah di Auschwitz II.

Auschwitz I

Keseluruhan tempat yang ada di barak Auschwitz I ini menyeramkan, dimana kita bisa melihat langsung rambut yang asli yang bertumpuk menggunung itu (tidak boleh difoto), dulunya mereka para tahanan digunduli kepalanya, dan rambutnya digunakan untuk tekstil. Gak peduli laki-laki atau perempuan semuanya rambutnya digundul. Ada tempat dimana seorang dokter melakukan percobaan dengan menggunakan manusia, entah dengan eksperimen apa ~ yang terkadang eksperimen main-main saja~, yang dijadikan kelinci percobaan manusia, bayangkan! Berjalan sepanjang perjalanan semakin lama semakin tak tahan, melihat dulu tempat tidurnya beralaskan karung beras, dengan baju yang tipis di musim dingin bertahan dengan cara seperti itu. Sanitasi yang sama sekali jauh dari layak. Pada Gambar 2 adalah tempat menyeramkan karena disinilah para ribuan Yahudi itu dimasukkan kedalam ruangan dan dialiri gas beracun, dalam 15 menit sudah tak bernyawa, kemudian mayatnya dibakar secara massal.

Semua tahanan yang masuk dan dieksekusi terdata dengan rapi, ada yang baru didata sekarang besoknya sudah dieksekusi. Benar-benar mencekam keadaannya. Rata-rata tahanan wanita tidak bertahan lama disana dibandingkan tahanan laki-laki. Kita juga bisa melihat foto-foto mereka yang terdata dengan rapi dan jelas. Kemudian saya merinding.

Auschwitz II

Di Auschwitz II ini tempatnya paling luas, kita bisa lihat itu ada jalur kereta api, dan disitulah para tahanan Yahudi dari berbagai kota dan negara ditampung, kemudian berhenti di Auschwitz II. Disana terdapat istilah selection point jadi mau dibawa ke Auschwitz II bagian kanan atau kiri. Kualitas hidup ditentukan dari titik itu, akan hidup berapa lama. di bagian kanan dia yang akan dipekerjakan dahulu , yang sekiranya berbadan kuat, dan orang-orang pintar seperti dokter atau ilmuwan akan dimanfaatkan tenaga dan ilmunya. Sementara yang lemah dan tampak tak berdaya langsung masuk bagian kiri yang mungkin hidupnya tak seberapa lama lagi.

Sudah ya cukup sekian dulu, kalau mau tau lebih lanjut mungkin bisa baca sejarah Polandia dan Auschwitz ini di media-media lain, dan misalkan kalau kurang puas, silakan langsung berkunjung saja. Saya nulis ini rasanya sambil nahan nafas😐

See you ya, selanjutnya nanti kita akan bahas Krakow yang cantik-cantik.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s