Yuita A. Sari

“If you want to be a writer, you must do two things : read a lot and write a lot. There's no way around these two things that I'm aware of, no shortcut.” ― Stephen King

Biaya Hidup di Polandia

10 Comments

Pertanyaan ini lagi ‘hot’ di kalangan scholarship hunter yang ingin mendaftar sekolah ke Polandia. Bicara biaya hidup di Polandia, saya bilang termasuk paling murah dibandingkan negara Eropa lainnya. Silakan dicari di mesin pencarian Google, negara-negara Eropa yang memiliki biaya hidup cukup rendah, dan kalian akan dengan mudahnya menemukan Polandia ada dalam daftar tersebut. Oleh karena itu, Polandia juga sering menjadi sasaran para turis untuk berkunjung ke Eropa. Meskipun tergolong murah, namun fasilitas dan kualitas di dalamnya tidak bisa juga dibilang ‘murahan’. Karena Polandia merupakan bagian dari negara uni-Eropa, sehingga memiliki kualitas yang kurang lebih sama dengan negara Eropa lainnya. Postingan kali ini murni dari pengalaman saya pribadi selama hidup di ibu kota Polandia, Warsawa selama lebih dari 8 bulan. Ibu kota lebih mahal dibandingkan kota-kota lain di Polandia. Jadi yang tertulis disini bisa jadi selain di Warsawa itu lebih murah. Hal yang perlu ditekankan disini adalah kita harus mengingat satu hal, biaya hidup tergantung gaya hidup. Pernyataan ini sudah pernah saya utarakan di postingan saya sebelumnya, disini sedikit tentang biaya hidup, dan di postingan ini saya akan membahasnya sedikit lebih rinci (mesipun juga tidak detail banget😀 ).

IMG_20140916_094502341

Mata uang Polandia namanya Polish złoty (PLN). 1 EUR setara 4 PLN, dan 1 PLN setara sekitar IDR 3400-3800

Akomodasi

Untuk akomodasi, kalau mahasiswa bisa ambil tinggal di dorm, karena sewanya lebih murah pastinya daripada sewa apartemen. Perlu diketahui bahwa untuk mencari single room (satu kamar satu orang) di dorm itu susah. Ya, untung-untungan kalau bisa dapat ya lumayan, paling banyak sharing room untuk dua atau tiga orang, kalau mau eksklusif ya sewa kamar sendiri di apartemen😀. Mahal lah ya, sekitar paling rendah 800zl sebulan belum bill dan lain-lain. Kalau tinggal di dorm itu enaknya tidak mikir harga listrik+air, semua sudah jadi satu, termasuk internet. Intinya kalau memang mahasiswa di salah satu kampus yang ada di Warsaw, paling enak saya sarankan tinggal di dorm. Saya kuliah di Warsaw University of Technology (Politechnika). Politechnika mempunyai sekiatr 12 dorm dengan harga kamar sekitar kurang lebih 80 – 100an EUR per bulan. Saya tinggal di Sezam dorm, dengan harga kamar 405 zł per bulan -satu kamar dua orang (tapi internetnya sering lemot, sehingga kadang saya harus beli paket data sendiri), namun di dorm kawan saya di Babilon, sekamar 3 orang harganya 320 zł per bulan, internetnya sekenceng badai😀

Telepon

Biaya telepon ini sangat murah tergantung memilih provider apa. Kebetulan saya memakai PLAY, untuk paket internet 3GB unlimited 30 hari harganya cuma 20 zł guys. Tapi berhubung saya kadang 3GB itu seminggu saja, karena terkadang saya butuh theter utnuk kerja tugas, karena di saat yang dibutuhkan kebetulan internet dorm seringnya ngambek seru. Kalau untuk telepon dan SMS mah 20 zł sebulan itu sepertinya sudah lebih-lebih😀 .Tiap bulan saya kadang juga mengisi Skype credit agar bisa telepon ke rumah (maklum orang tua generasi lama yang belum cakap betul memakai internet), sehingga saya sisihkan khusus buat itu, 20 zł kira-kira bisa untuk telepon kerumah sejam. Terlepas dari skype credit, jika internet dorm kalian beres dan kalian tidak terlalu sosialita, kalian hanya butuh kira-kira 30 zł per bulan untuk biaya telepon.

Makan

Untuk makan ini relatif, yang jelas kalau masak sendiri jauh lebih hemat, dalam satu minggu mungkin bisa habis untuk beli bahan masakan sekitar 80 – 100 zl. Kalau kamu gak picky enak, karena bisa makan apa saja tanpa harus mempertimbangkan ini itu. Contohnya, rasa beras Polandia itu menurut saya tidak enak, keras dan gampang kering, sangat berbeda sekali dengan beras yang saya makan di Indonesia, sehingga untuk hal tersebut saya harus membeli beras Thailand (adanya di toko Asia), dan jelas beras Thailand itu lebih mahal karena impor. Kalau beras Polandia itu 1kg=3 zł, kalau beras Thailand 1kg=9.5 zł. Nah bisa dibayangkan kalau orangnya picky seperti saya, yang lidahnya Indonesia banget ini, saya harus sering pergi ke Toko Asia untuk sekedar membeli beras, indomie, kecap manis, bumbu-bumbu jadi lain yang masih rasa Asia lah setidaknya, dan harganya ya begitulah sedikit lebih mahal karena impor😀 . Jadi, kira-kira seperti ini untuk biaya makan dalam sebulan (4 minggu atau 30 hari) :

  •  Jika masak sendiri, habis 80 atau 100 zł satu minggu -> 80 x 4 = 320 zł atau 100 x 4 = 400 zł
  • Kalau mau perkiraan satu hari 3 kali makan 30 zł -> 30 x 30 = 900 zł

Setiap bulannya, saya habis diantara rentang 400-900 zł tersebut (jadi gak terlalu sedikit, juga tidak terlalu banyak), karena kadang saya masak, kadang beli diluar kalau lagi sibuk sekali (langganan ke Vegan resaturant dekat kampus Politechnika). Saya jadi hobi ngemil semenjak disini, apalagi saat musim dingin, bawaannya lapar terus😀 Sehingga terkadang juga beli cemilan dan juga buah.

Transportasi

Kagak usah dibandingkan dengan negara Eropa lainnya, di Polandia yang satu ini jelas murahnya. Untuk trasportasi kalian lebih baik punya kartu langganan yang resmi dari ZTM, informasi lebih lanjut lihat disini ya. Pesan kartu langganan ini bisa di underground centrum (dekat metro), disana banyak kios yang menjual kartu transportasi resmi dari ZTM. Berhubung waktu itu saya akan tinggal lama, maka saya pesan langsung untuk 3 bulan, jadi kartu langganan bisa diperpanjang satu bulan sekali atau per 3 bulan sekali. Kalau harga penuh (bukan harga mahasiswa) per satu bulan harganya sekitar 110 zl, tapi kalau per 3 bulan bayarnya 280 zl , lebih murah per 3 bulan bukan?. Nah tapi berita baiknya, sepanjang kalian punya kartu mahasiswa itu harga transportasi 50% off, kurang enak apa coba. Jadi perbulan 55 zl atau per 3 bulan 140zl. Kartu transportasi bisa digunakan untuk seluruh transportasi umum baik itu bus, metro, atau tram.

IMG_20140916_093457225

Tiket harian, hanya untuk 75 menit.

Lain-lain

Biaya lain-lain ini kebutuhan diluar yang telah disebutkan diatas ya, misalnya :

  • Shampo, sabun, pasta gigi, detergen, softener paling 100 zl lah sebulan
  •  Baju, jaket, boots buat winter, dan perlengkapan lain, silakan diatur sendiri ini harganya beragam sekali, mulai dari yang paling murah sampai paling mahal ada. Kalau mau murah lagi dan dapat barang branded silakan hunting saat winter sale (bulan Desember-minggu ketiga Januari) atau summer sale (mulai kahir Juni – Juli-mungkin), tapi tidak semua barang yang kamu pengen ada, karena ibaratnya mereka sedang cuci gudang. Saya punya sweater tebal yang paling murah harganya mulai 20 zl , jaket winter sekitar 240 zl, boots 100zl, dll.
  • Ngeprint dokumen relatif murah, untuk hitam putih paling cuma 7 grosy, scan 0.5 zl, cari yang di dekat kampus yang paling murah deh ya kalau mahasiswa.
  • Alat-alat tulis atau keperluan apa saja yang behubungan dengan urusan kampus ini memang tidak diprediksi besarnya berapa,yang jelas tidak mahal juga.

Kesimpulan total biaya per bulan

Saya akan membaginya dalam beberapa cluster seperti berikut :

  • Paling Hemat. Akomodasi (400z l), makan (400 zl),transportasi (55 zl) , telepon+internet (30 zl), sampo+sabun dll (100 zl) = 985 zl (sekitar 222 EUR). Itu aja makan masih bisa dihemat lagi kalau mau, dan akomodasi bisa mencari yang 80 EUR di dorm. Jadi masih bisa ditekan sampai 800 zl (200 EUR). Itu kalau mau. Cuma agak susah kalau terlalu menekan seperti ini, tapi memang memungkinkan kalau hidup di Polandia.
  • Sedang-sedang saja. Bisa habis sekitar 1200 -1600 zl (300-400 EUR).
  • Cukup. Sekitar 2000 zl (500 EUR)
  • Hedon banget. Sekitar 2800 zl (700 EUR)

Udah mentok deh 700 EUR itu paling udah hura-hura banget kalau hidup di Polandia. Lantas, saya berada di cluster mana? Saya masih single (belum menikah) dengan beasiswa Erasmus Asia-Eropa (Interweave), alhamdulillah memungkinkan saya berada di cluster sedang atau cukup per bulannya.

WARNING!!!

Itu  belum mempertimbangkan biaya travelling ya, bagi yang mau jalan-jalan keliling Eropa, tetap harus nabung. Biaya travelling juga tergantung dari negara yang dituju dan biaya hidup dari negara yang bersangkutan. Namun kabar gembira (bukan karena ekstrak kulit manggis), kalau berangkat dari Polandia harganya cukup terjangkau untuk hampir kesemua negara area Schengen, karena letaknya yang strategis, termasuk berada di tengah-tengah benua Eropa. Tinggal tergantung lagi peak season atau enggak. Karena saya hidup di negara yang cukup murah, ketika saya jalan-jalan ke negara dengan mata uang EUR terkadang cukup menguras kantong juga. Hampir sebulan sekali saya atau saat libur panjang (winter break) menyempatkan waktu untuk travelling.

Begitulah informasi yang bisa saya bagi, semoga bermanfaat baik bagi teman-teman yang akan studi dalam jangka waktu panjang atau pendek, maupun yang akan travelling ke Polandia.

Cheers,

Musim Panas, Warsawa, Polandia

10 thoughts on “Biaya Hidup di Polandia

  1. Nice info🙂 btw untuk lokasi yg disebutkan diatas dekat Dari KBRI tidak ya? Many thanks

  2. @Jef. Sama2🙂 Lokasi yang di bagian manakah? Ini kisaran hidup di Polandia, di ibu kotanya yaitu di Warsawa. KBRI ada di Warsawa dan saya tinggal tidak jauh dari KBRI, di salah satu dorm milik Politechnika.

  3. berarti dengan biaya hidup 1350 PLN hanya pada kisaran sedang-sedang saja ya? Berani gak ya mb

  4. Dicoba saja. Toh pada akhirnya tergantung gaya hidup Adis. Tetap bisa saving kalau bisa mengaturnya dengan baik. Sepertinya teman-teman penerima beasiswa Ignacy Lukasiewicz bisa travelling juga itu😀

  5. Kak mau tanya kalau sbg penerima beasiswa gitu apakah tempat tinggal juga kita cari sendiri atau sudah ada yg menguruskan ya?

  6. Hadi Dewi Novita, kalau kasus aku dulu semuanya diurusin sama kampus tempat aku nerima beasiswa..🙂 Jadi gak ribet🙂

  7. Boleh sharing2 mbak?. saya tertarik dengan pendidikan di sana, namun sebenarnya ada ga sih beasiswa untuk ke sana?. dan seandainya dengan biaya sendiri pendidikan di sana, maka perbandingan dengan biaya di indonesia berapa banding berapa ya mbak?. thanks sebelumnya

  8. Boleh, silakan akhina🙂 Ada beasiswa kesana salah satunya beasiswa ignacy lukasiewicz, atau dari Erasmus, terakhir saat saya pulang ingin kerjasama dengan LPDP juga. Dicoba saja sih kalau menurut saya. Dulu di kampus saya kalau tidak salah ingat SPPnya sekitar 5000 EUR setahun which is 75 juta setahun (kalau tidak salah ya ini, saya lupa dulu pernah ngbrol sama temen saya yang asli sana, lupa segitu itu untuk satu semester atau satu tahun, kalau untuk mahasiswa internasional kurang tau lagi berapa). Secara umum, menurut pengalaman saya pribadi selama menimba ilmu, biaya SPPnya lebih mahal daripada di Indonesia.🙂

  9. halo kak,… saya rencana akan exchange aiesec k poland tepatnya di gdansk, saya mau tanya kira-kira bagaimana ya saya menuju gdansk dr bandara warsaw katanya bisa naik kereta ya? apakah akan cukup membawa uang 700 Euro untuk 6-7 minggu temasuk untuk jalan jalan ke berlin? thank you

  10. Halo Hilya. Iya bisa naik kereta, naik kereta saja ke Gdanksnya. Hmm, 300 EUR itu hidup normal sebulan di Warsaw, kalau 2 bulan berarti kurang lebih 600 EUR. Kalau hemat, bisa lebih kecil lagi dari itu. Tergantung sih sebenarnya, mau jalan-jalan berapa lama ke Berlin dan menginap dimana? Kalau cuma transport dan sekitar 2-3 hari cukup sih 100 EUR, tanpa jajan yang aneh-aneh pastinya ^_^ Semoga lancar ya perjalanannya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s