Yuita A. Sari

β€œIf you want to be a writer, you must do two things : read a lot and write a lot. There's no way around these two things that I'm aware of, no shortcut.” ― Stephen King

Ramadhan di Tanah Rantau

Leave a comment

Masjid Jami' Kota Malang

Masjid Jami’ Kota Malang #nofilter @arumsha.ry

Di dalam Al-Qur’an, banyak ayat yang menunjukkan bahwa Allah berkali-kali mengingatkan kita tentang waktu. Mulai Al-Falaq, Ad-Duha sampai Al-Lail, dari waktu pagi sampai malam ada. Itu tandanya waktu adalah kehidupan. Siapa saja yang menyia-nyiakan waktu berarti dia menyia-nyiakan kehidupan. πŸ’–πŸ’–πŸ’–*Petikan kajian muslimah bersama Ustdzah Maya, Lc tentang Tafsir Surat Al-Lail* #nofilter #motorolaMotoG #masjidjami’ #masjid

A photo posted by @arumsha.ry on Jun 17, 2016 at 10:12pm PDT

Untuk kesekian kalinya, saya menghabiskan sebagian hari dari bulan ramadhan di tanah rantau. Itu berarti ini bukan sesuatu yang baru buat saya. Namun, tahun ini saya cukup bersyukur bisa menikmati Ramadhan di tanah air, dimana dengung takbir adzan berkumandang hebat saat sholat fardu. Sungguh nuansa yang selalu dirindukan ketika merantau di negara 4 musim seperti Eropa (baca disini). Kalau tahun kemarin diberi kesempatan sebulan penuh untuk menikmati 19 jam puasa (jarak antara sahur dan berbuka hanya 5 jam), tahun ini saya merasakan kesejukan 12-13 jam puasa seperti normalnya orang puasa di Indonesia. Saya bersyukur menjadi bagian yang pernah lahir di negara ini, Indonesia.

Malang, tempat merantau saya saat ini. Setelah kurang lebih 4 tahun meninggalkan Malang, kini saya kembali ke kota ini dan merasakan Ramadhan yang indah disini. Ya, meskipun dengan status yang masihΒ single #eh. InsyaAllah tahun depan (jika masih diberi kesempatan), semoga sudah menikmati Ramadhan bersama pemilik tulang rusuk kiri ini. InsyAllah, aamiin.

Alhamdulillah, bulan ini, saya dilibatkan ke dalam kepanitiaan Ramadhan di kantor. Dimana dalam acara tersebut saya terhanyut dalam beberapa materi dan kegiatannya, seperti tahsin, kajian ba’da dhuhur, santunan anak yatim,ataupun kajian muslimah. Saya bersyukur bisa berada pada lingkaran ini, lingkaran yang membuat saya selalu mengingat Allah secara tidak langsung. Tidak memungkiri, kadang saya juga masih lalai dalam menjalankan shalat tepat waktu, tadarus untuk menenangkan hati, atau ada ilmu-ilmu yang ternyata masih banyak yang belum saya ketahui. Syukur alhamdulillah dipertemukan dengan Ramadhan ini, bulan yang selalu membuat rindu.

Padatnya aktifitas kantor di bulan Ramadhan juga menjadi pelajaran berharga untuk membagi waktu, memanajemen kesehatan, dan juga mengontrol aktifitas dengan menghilangkan kegiatan yang tidak dirasa penting atau perlu. Ya, namanya juga sudah berumur gini, mau yang aneh-aneh juga kok sepertinya lebay.πŸ˜€ Hanya ingin menjadi insan yang lebih dewasa, bijak, dan manfaat serta barokah seusai Ramadhan ini. Aamiin.

Memasuki 10 hari terakhir, semoga kita semua dipertemukan dalam malam yang mulia, malam 1000 bulan, dimana seluruh malaikat dan Malaikat Jibril turun ke bumi. [Al Qadr:4] Semoga keberkahan menyertai kita semuanya. Aamiin.

Sampai jumpa di postingan berikutnya. Selamat bertadarusπŸ™‚

@Malang, Selepas Tarawih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s